Tampilkan postingan dengan label 5. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 5. Tampilkan semua postingan

Senin, 03 Maret 2014

Tuna Dilelong Dengan Harga RM5 5 Juta

Tuna Dilelong RM5.5 Juta


TOKYO – Seekor tuna sirip biru gergasi mencatat sejarah apabila ia dilelong pada harga AS$1.8 juta (RM5.5 juta) dalam satu majlis lelongan pertama di pasar ikan Tsujiki, dekat sini semalam.
Harga tersebut adalah tiga kali ganda berbanding rekod jualan tahun lalu iaitu AS$640,000 (RM1.9 juta). Ikan seberat 222 kilogram itu ditangkap di perairan Oma, utara Jepun. Pasar ikan Tsujiki sering mengadakan acara lelongan ikan dan menjadi antara lokasi kegemaran pelancong asing.
Ikan itu dibeli oleh Kiyoshi Kimura, presiden dan pemilik syarikat yang mengendalikan rangkaian restoran popular Sushi-Zanmai. Kimura juga memenangi bidaan ikan tuna sirip biru pada tahun lalu.
“Saya mahu memenuhi ekspektasi pelanggan yang ingin menikmati tuna terbaik Jepun pada tahun ini. Dengan tuna ini, saya harap dapat menceriakan rakyat Jepun,” kata Kimura yang dipetik daripada akhbar Jiji Press.
Menurut kepada harga itu, sekilogram ikan tuna tersebut berharga sekitar 700,000 yen (AS$7,940 atau RM24,180). Maka, sekeping sushi yang menggunakan ikan itu boleh mencecah harga kira-kira 30,000 yen (AS$340 atau RM1,036).
Namun, Kimura menyatakan dia tidak akan menjual sushi pada harga begitu mahal. Sebaliknya hanya dijual pada harga lebih realistik iaitu 398 yen (AS$4.50 atau RM13.75). – AFP
Read More..

Jumat, 21 Februari 2014

5 Kota Paling Hijau Di Dunia

5 Kota Paling Hijau Di Dunia - Di dunia ini terdapat kota yang di desain menggunakan konsep go green. Hal tersebut di maksudkan untuk membuat suasana kota lebih nyaman dan juga segar serta yang paling penting adalah mengurangi polusi. Konsep kota seperti itu sangatlah penting dan banyak negara telah merencanakan pembangunan menggunakan konsep go green tersebut(tidak tahu kalo Indonesia). Terdapat 5 Kota Paling Hijau Di Dunia, mari kita lihat 5 Kota Paling Hijau Di Dunia :


1. Vancouver, Canada
Photobucket
Daerah yang baru saja di percaya untuk menyelenggarakan olimpiade musim dingin pertama di muka bumi yang mengusung tema sustainable ini, memanfaatkan sampah elektronik sebagai medali, membangun stadion yang sangat “green”. namun ini bukan cuma sebuah usaha karena adanya olimpiade musim dingin. Vancouver telah berbenah sejak dulu. 90% kebutuhan listrik kota ini dipasok dari hydroelectric. Angin, matahari, gelombang dan tidal energy telah digunakan secara luas untuk menjaga kelestarian lingkungan di kota ini.

Walikota Vancouver, Gregor Robertson mengatakan di situs resmi kota Vancouver bahwa ”Vancouver akan menjadi kota paling hijau di dunia pada tahun 2020?. Untuk itu warga Vancouver yang sering disebut dengan Vancouverites ingin tinggal di sebuah kota yang hidup, terjangkau dan berkelanjutan. Kami menghargai keindahan yang luar biasa lingkungan alam kita, merayakan keragaman, dan bekerja untuk membangun masa depan yang cerdas dan hijau. Konvergensi teknologi dan isu-isu lingkungan telah mengubah ekonomi dunia. Vancouver adalah pemimpin menarik dan pemikir yang ingin berinvestasi dan bekerja di sebuah kota yang menawarkan sebuah kota hijau yang menjanjikan masa depan, sebuah kota yang menghargai warisan alam dan menawarkan keterlibatan semua pihak.


2. Malmo, Swedia
Photobucket
Ini adalah salah satu kota internasional yang difokuskan pada ruang hijau. Terkenal dengan taman mereka, tetapi juga pada pengembangan perkotaan yang berkelanjutan. Ini adalah salah satu kota terbesar di Swedia dan benar-benar kota yang indah. Mereka telah mengubah lingkungan mereka menjadi daerah yang ramah lingkungan.

Di kota ini anda akan menemukan banyak orang bersepeda dikarenakan di kota ini banyak dibangun jalan khusus untuk mereka yang bersepeda. Kota ini sangat menghargai langit hijau mereka dan tidak ingin langit hijau mereka menjadi berpolusi. Hari ini sekitar 20% dari populasi Malmo berasal dari berbagai negara, membuatnya menjadi kota yang paling kosmopolitan di Swedia. Hal ini telah berkontribusi terhadap kehidupan budaya yang kaya dan kesempatan menikmati banyak makanan enak dan eksotis. Hari ini kota industri tua telah diganti dengan luas wilayah pinggiran kota kelas menengah modern, perumahan dan lingkungan pemukiman yang ramah lingkungan.


3. Curitiba, Brazil
Photobucket
Curitiba adalah sebuah kota di selatan Brasil dan ibukota negara bagian Paraná (estado) sejak 1854. Kota ini didirikan pada 1654 sebagai sebuah kamp pertambangan emas. Populasi: 1,8 juta (2007).

Dari awal abad ke-19, kota itu telah menerima banyak imigran dari Jerman, Italia, dan Polandia, dan imigrasi terus berlangsung selama abad ke-20 dengan kedatangan bangsa Siria dan Jepang, serta masuknya secara besar-besaran migran dari daerah pedesaan. Kota ini memiliki banyak sekali ruang hijau seperti taman dan kebun botani yang sangat indah seperti Bosque Alemão, Bosque de Portugal, Bosque Italiano, dan lain-lainnya. Kota ini difokuskan untuk menjadi kota paling hijau dan para penduduk disarankan untuk meninggalkan mobil mereka di rumah.

4. Portland Oregon, USA
Photobucket
Markas dari team NBA Portland Blazzers ini memang sedang giat-giatnya berbenah menyambut dunia baru yang penuh dengan warna hijau dan juga sehat untuk ditinggali.

Meskipun banyak kota di AS sekarang lebih senang menggunakan jalur cepat, ini adalah kota pertama yang fokus pada alternatif transit dengan cahaya-rel dan jaringan jalur sepeda yang luas untuk mendorong orang meninggalkan mobil mereka di rumah. Juga merupakan salah satu kota pertama yang berjanji untuk mengurangi emisi dan memulai transisi bangunan untuk menggunakan bahan-bahan yang bisa didaur ulang.


5. Reykjavik, Islandia
Photobucket
Islandia, sebuah negara yang sudah sangat dekat dengan kutub utara ini, telah menggunakan pola hijau untuk kotanya, dimana pasokan listrik 100% di pasok dari hydroelctricity dan panas bumi, sistem trasportasi juga sudah sangat hijau dengan menggunakan bus hydrogen

Sebuah kota paling hijau di eropa dan dunia, serta kota dengan langit paling bersih dan biru di dunia. Kota ini hanya menerima 4 jam panas pada musim dingin dan malam yang sangat bersinar pada musim dingin, ini dikarenakan letak geografisnya sudah sangat dekat dengan kutub utara. Seiring dengan pertambahan jumlah industri dan juga konsep hijaunya yang mendunia, kota ini telah digunakan banyak environmentalist untuk berkunjung atau orang-orang untuk sekedar berlibur menghirup udara segar.
Read More..